BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI, SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Dari Tawiri, Dua Unsur Kapal Perang Republik Indonesia Bertolak Laksanakan Operasi Pengamanan Laut

 

TNI AL-Kodaeral IX (23/3/2026)|Dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Teluk Lada-521 dan KRI Mata Bongsang-873, kembali bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku untuk melaksanakan operasi pengamanan laut di wilayah timur Indonesia pada Senin (23/3/2026). 

KRI Teluk Lada-521 bertolak dalam rangka melaksanakan Operasi Alur Trisena-26, dengan status Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III. 

KRl tersebut dikomandani oleh Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, S.E. yang akan memimpin pelaksanaan tugas operasi guna menjamin keamanan dan kelancaran alur pelayaran di wilayah perairan yang menjadi tanggung jawabnya.

Sementara itu, KRI Mata Bongsang-873 juga melaksanakan keberangkatan dalam rangka Operasi Perisai Sura-26 Periode I. Kapal ini dikomandani oleh Mayor Laut (P) Sony Ardiyanto, S.S.T.Han, dengan misi utama menjaga stabilitas keamanan laut serta meningkatkan kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah perairan strategis.

Keberangkatan kedua unsur KRI tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur yang memiliki tingkat kerawanan dan dinamika aktivitas maritim yang cukup tinggi.

Dengan dilaksanakannya kedua operasi ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi keamanan laut yang kondusif, serta mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan perekonomian masyarakat di wilayah perairan Indonesia.

Dua unsur KRl tersebut dilepas dalam tradisi Merflug oleh pejabat Kodaerak lX, antara lain Pjs. Asrena Dankodaeral IX, Kadister Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX dan Tim Merflug Kodaeral lX. (@Dispen Kodaeral IX).

Posting Komentar

0 Komentar