TARUSAN|Harapan masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan untuk segera menikmati akses transportasi yang lebih aman dan nyaman kian mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Duku kini telah mencapai progres fisik sekitar 90 persen. Proyek infrastruktur yang menjadi salah satu penghubung penting bagi aktivitas warga itu memasuki tahap akhir penyelesaian, sekaligus menjadi simbol meningkatnya konektivitas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Komitmen menjaga mutu pembangunan ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan PPK 2.4 BPJN Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., bersama Japung Utama Pusat Heri Fasa dan Elvi, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar memantau perkembangan fisik, tetapi memastikan setiap tahapan pekerjaan terlaksana sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar keselamatan, serta selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Gina menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus mengedepankan kualitas, bukan hanya mengejar target penyelesaian. Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 BPJN Sumatera Barat, ia memastikan seluruh komponen konstruksi, mulai dari pondasi, menara penyangga, kabel utama, lantai jembatan hingga fasilitas pendukung lainnya, diperiksa secara menyeluruh agar menghasilkan infrastruktur yang kokoh, aman, dan memiliki usia layanan yang panjang.
Di sisi lain, Japung Utama Pusat Heri Fasa bersama tim teknis melakukan evaluasi terhadap perkembangan pekerjaan di lapangan untuk memastikan seluruh proses tetap mengacu pada standar konstruksi yang berlaku. Sementara Elvi turut mengecek sejumlah pekerjaan yang masih memasuki tahap penyempurnaan sebagai bagian dari pengendalian mutu sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung di sejumlah titik. Alat berat dan para pekerja terus menyelesaikan pekerjaan akhir dengan penuh ketelitian. Memasuki tahap finishing, setiap detail konstruksi menjadi perhatian utama agar kualitas hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Keberadaan Jembatan Gantung Duku nantinya diyakini akan membawa perubahan besar bagi masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi antarwilayah, jembatan ini akan mempermudah mobilitas menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perdagangan, hingga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Koto XI Tarusan.
Dengan progres yang telah mencapai 90 persen dan pengawasan intensif dari PPK 2.4 BPJN Sumatera Barat Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., masyarakat optimistis Jembatan Gantung Duku segera rampung dan dapat difungsikan. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi infrastruktur yang tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan di masa mendatang.
ANDRI
.jpg)
0 Komentar